Tabhuwen se senen emrupakan alat musik tradisional yang digunakan pada masa Pemerintahan Raden Ismil/Panembahan Cakraningrat VIII (1870M) sebagai isyarat bagi pejabat keraton untuk segera berkumpul.
Sebelum akhirnya bersama-sama menghadap Raja selain itu digunakan pula untuk mengiringi latihan perang prajurit di alun-alun (LEGGUHAN)