Disbudpar Bangkalan Gelar Lomba Film Pendek Berbahasa Madura Tahun 2026
Bangkalan – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangkalan kembali mendorong pelestarian dan pengembangan budaya lokal melalui penyelenggaraan Lomba Film Pendek Berbahasa Madura Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program dalam Publik DAK Non Fisik BOP Museum dan Taman Budaya (MTB) Tahun 2026.
Lomba film pendek tersebut mendapat antusiasme dari masyarakat dan pelaku kreatif, dengan total 37 peserta yang turut ambil bagian dalam kompetisi. Peserta diberikan ruang untuk menuangkan ide, kreativitas, serta kemampuan dalam memproduksi karya audiovisual dengan mengangkat penggunaan bahasa Madura dan berbagai nilai budaya yang berkembang di tengah masyarakat.
Tahapan penjurian dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2026, dengan melibatkan tim juri yang melakukan penilaian terhadap seluruh karya peserta berdasarkan sejumlah aspek yang telah ditetapkan dalam ketentuan lomba. Penilaian mencakup unsur cerita, kreativitas, penggunaan bahasa Madura, penyutradaraan, sinematografi, serta kualitas penyajian film secara keseluruhan.
Melalui kegiatan ini, Disbudpar Kabupaten Bangkalan berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mengenal, menggunakan, dan melestarikan bahasa Madura melalui media kreatif dan kekinian. Film pendek dinilai menjadi salah satu media yang efektif untuk menyampaikan pesan budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Madura kepada masyarakat luas.
Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan dapat melahirkan karya-karya kreatif yang memiliki nilai edukasi dan budaya serta mendorong tumbuhnya ekosistem kreatif di Kabupaten Bangkalan.
Penyelenggaraan Lomba Film Pendek Berbahasa Madura Tahun 2026 merupakan bagian dari komitmen Disbudpar Kabupaten Bangkalan dalam mendukung pelestarian budaya daerah sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkreasi dan berinovasi melalui karya seni dan audiovisual.
