Selamat datang di SI-CAKRA (System Informasi Museum Cakraningrat) Kabupaten Bangkalan, jika butuh bantuan silahkan menggunakan live chat di kanan bawah (fast Respon) Museum Cakraningrat Perkaya Koleksi, Terima Hibah Perangkat Jamuan Bangsawan dari Lylyk Sundari

Museum Cakraningrat Perkaya Koleksi, Terima Hibah Perangkat Jamuan Bangsawan dari Lylyk Sundari





​BANGKALAN – Museum Cakraningrat kembali memperkuat posisinya sebagai penjaga memori kolektif budaya daerah. Pada hari ini, Kamis, 12 Februari 2026, museum kebanggaan masyarakat Bangkalan tersebut resmi menerima hibah benda koleksi etnografi berupa perangkat jamuan tamu bangsawan dari kolektor benda kuno Lylyk Sundari.

​Penyerahan benda kuno bernilai sejarah tinggi ini dilangsungkan secara khidmat di area museum dan diterima langsung oleh Kepala Bidang Kebudayaan, Ismail, SH, MM.

​Simbol Diplomasi dan Estetika Masa Lalu

​Koleksi yang dihibahkan mencakup berbagai peranti jamuan autentik yang dahulu digunakan dalam menyambut tamu-tamu agung di lingkungan bangsawan. Benda-benda tersebut diperkirakan memiliki usia yang cukup tua dengan detail kerajinan yang mencerminkan status sosial dan tata krama tinggi pada masanya.

​"Pemberian ini bukan sekadar penyerahan barang antik, melainkan upaya pelestarian identitas. Kami sangat mengapresiasi kepedulian Ibu Lylyk Sundari yang memilih membagikan kekayaan sejarah ini kepada publik melalui museum," ujar Ismail, SH, MM dalam sambutannya.



​Poin Penting Proses Hibah:

​Waktu: Kamis, 12 Februari 2026.

​Penerima: Ismail, SH, MM (Kabid Kebudayaan).

​Pemberi: Lylyk Sundari.

​Jenis Koleksi: Benda etnografi (perangkat jamuan tamu bangsawan).

​Tujuan: Edukasi masyarakat dan pelestarian benda cagar budaya.


​Langkah Selanjutnya :

​Setelah prosesi serah terima, pihak museum akan melakukan tahap konservasi dan identifikasi lebih lanjut untuk menentukan narasi sejarah yang tepat sebelum benda-benda tersebut masuk ke dalam etalase pameran permanen.

​Langkah hibah ini diharapkan dapat memicu kesadaran masyarakat luas bahwa benda-benda bersejarah akan jauh lebih bermanfaat jika disimpan di museum, di mana mereka dapat dirawat secara profesional dan dipelajari oleh generasi mendatang. Jumat (13/02/2026)

Lebih baru Lebih lama