Tongkos Bangkalan merupakan penutup kepala khas madura yang memiliki nilai historis, filosofis dam budaya tinggi. terinspiasi dari bentuk sepasang hewan me-eme (mimi-mintuno-belangkas) sebagai simbol kesetiaan. Tongkos diciptakan pada masa Cakraningrat IV hingga Cakraningrat V sebagai wujud pencarian jati diri budaya Madura yang berbeda dari gaya jawa. Proses pembuatan menggunakan teknik tradisional dengan bahan kain odheng bermotif batik. Menghasilkan bentuk khas dengan dua ekor melintang di belakang. Lebih dari sekadar aksesoris busana. Tongkos mempresentasikan identitas, kreatifitas dan filosofi kesetiaan masyarakat Madura yang terus diwariskan lintas generasi.
- Home
- Koleksi
- _Koleksi1
- __Keramik
- __Peginangan
- __Tenong dan Lesung
- __Kursi Keraton
- __Batik
- __Alat Membatik
- __Ukiran Kayu
- __Pegilingan Jamu
- __Kendi
- __Kemokon
- __Kaca Rias
- _Koleksi2
- __Tabhuwen Se Senen
- __Tabhuwen Lajing
- __Tabhuwen Ratna Dumilah
- __Lonceng
- __Rebab
- __Thuk-Thuk
- __Kendang
- __Bedung
- __Sarana Hiburan Rakyat
- _Koleksi3
- __Tandu
- __Naskah Kuno
- __Dhammmar Toju
- __Dhammar Ganthong
- __Dhammar Ganthong2
- __Maket Tanean Lanjhang
- __Peer/Kereta
- _Koleksi3
- __Meriam
- __Mata Tombak
- __Senjata Tradisional
- __Tombak Dll
- Berita
- Kegiatan
- Pelayanan
- _Nomor Induk Kesenian
- _Register ODCB
- _Surat Rekomendasi Kesenian
- _Register Kunjungan Museum
